Generasi Muda NU Gelar Haul Gus Dur

PURWOREJO – Memperingati haul Gus Dur yang ke-8, komunitas NU Backpacker bersama Jaringan Gusdurian Purworejo menggelar pameran tunggal lukisan karya pelukis Purworejo Bramantyo Astadi, pekan lalu di Gedung Wanita.

Selain menampilkan 9 lukisan, kegiatan yang digelar selama tiga hari tersebut dirangkai dengan berbagai agenda diantaranya, doa bersama lintas agama, apresiasi sastra untuk sang Guru Bangsa serta dipungkasi dengan bedah biografi dan pemikiranĀ Gusduroleh Sekretariat Nasional (Seknas) Gusdurian.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Agung Wibowo AP yang membuka secara simbolis rangkaian kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Pemikiran-pemikiran Gus Dur yang humanis perlu kita uri-uri bersama. Terlebih saat ini apa yang dulu getol diperjuangkan oleh Gus Dur seperti toleransi, kebhinekaan, kemanusiaan dan nilai-nilai yang lain mulai dipersoalkan oleh kelompok-kelompok tertentu,” katanya.

Pada bagian lain, Agung mengungkapkan jika perhelatan budaya tersebut sangat sinergis dengan program pemerintah Kabupaten Purworejo yang beberapa waktu lalu mencanangkan Romansa Purworejo 2020 atau tahun kunjungan wisata.

“Relasi kegiatan seni dan pariwisata sangatlah erat berkait. Keduanya akan bersinergi agar Romansa Purworejo 2020 tersebut dapat terealisasi dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, ketua panitia Muhammad Hidayatullah mengungkapkan, rangkaian kegiatan tersebut digelar untuk merefleksikan kembali pemikiran-pemikiran Gus Dur yang masih sangat relevan hingga saat ini.
“Rangkaian kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh warga Purworejo saja. Anggota komunitas NU Backpacker dan Jaringan Gusdurian dari berbagai kota juga turut hadir,” katanya.

Pelukis Bramantyo Astadi menambahkan, Gus Dur adalah salah satu sosok yang sangat ia kagumi. Sembilan lukisan yang ia tampilkan tersebut sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada sang Guru Bangsa.
“Setidaknya, saya berharap pameran lukisan ini menjadi semacam medan pengingat jika bangsa ini pernah melahirkan sosok hebat yakni KH Abdurrahman Wahid,” tandasnya.

Rekomendasi
Populer

4 Comments. Leave new

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Direktori